Perihal Kenangan

akan ada sempatmu berkunjung menjenguk aku yang dilahap sepi
kursi di ruang tamu masih kosong menanti adamu bawa peluk
aku masih kekasih diresapi rindu pada penantian yang gelitar

jangan kaget jika kau buka pagar rumah yang pucat
penanada kenangan kita di halaman rumah mulai hilang menuju risau
di bawa pohon mangga dedaunan telah tiada, tiadalah nama kita

beton datang dengan pongah, menimbun segala kenangan tanpa sisa
aku berkali-kali protes tapi debu menggumpal di mulut berbau amis
kursi tamu kupindahkan ke hati, tempat paling aman kau kunjungi

Rumah Kekasih, 23 Oktober 2015
















Bersama Bung Ilho ketika nyasar dan tak sengaja menemukan alun alun Kota Malang, 29 September 2015