Pada Banyak Hal, Aku Ingin

kantuk tiba, lelah di matamu akar bambu. menahan longsoran putus asa.
kalimat panjang berderet di kepala. kertas terletak retak di lantai kos. napas nyaris keropos.


masa depan, pertanyaan panjang yang berakhir dengan pertanyaan baru. ada kamu di sana, bertarung melawan segala angin. tubuhmu pohon pinus di ketinggian melawan gigil.


kau tangguh pada semua cerita, dan keraguan yang di sematkan musim pada pohon di tubuhmu. kau akan berjalan ke gunung, ke pantai, ke halaman sebuah rumah.


malam terus saja liar. memanah kemalasan, kau masih harus terjaga, aku menjaga pada doadoa. tak ada jarak dalam doa cinta


kerap aku ingin jadi film paling menarik untukmu. tiap adegan betah di ingatan atau namaku adalah lagu yang kau nyanyikan jelang tidur.


aku juga ingin jadi puisi atau teori dalam makalahmu. kau paparkan di depan kelas dengan cemas sedikit malumalu, seperti kelak ketika kau bertemu ibu.


kantuk menjenguk matamu. masa depan membentang jauh di pikiran. kau akar bambu, kau pohon pinus itu, angin hanya datang membelai, tak merobohkan.


kerap aku ingin menjadi banyak hal untukmu, tapi kemudian luruh. tanggal satu demi satu 3di mana aku ingin menjadi bukan siapa siapa untukmu selain cinta...


Alauddin-rumah kekasih, 30 Agustus 2018



Malam puncak PKMM, Benteng Sombaopu, Gowa